Breaking News
Atlet Disabilitas Netra DKI Jakarta Torehkan Medali Paralimpik
DKI Raih Dua Medali Perak dalam Pornas Korpri XIV
Dapat Penghargaan KONI, Begini Kata Pesenam Rifda Irfanaluthfi
Chef de Mission Tim Gulat DKI Bawa Angin Segar Jelang Kejurnas Gulat 2017
DKI Jakarta Juara Umum Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional
DKI Jakarta Turunkan Karateka Juara Dunia, Ceyco Georgia, di Pomnas XV
Voni Darlina Raih Gelar Kedua di Kejurnas 2017
Voni Darlina Raih Gelar Juara Nasional Tunggal Putri Soft Tenis 2017
Atlet Pelatnas Golf Asian Games 2018 Ikuti Indonesian Masters
KEMBALI JADI GANDA PUTRA TERBAIK DUNIA, INI TANGGAPAN KEVIN/MARCUS
Atlet Indonesia Sabet Emas Pertama di Kejuaraan Asia 2017
POPNAS XIV 2017: DKI Jakarta Sementara Pimpin Klasemen Medali
Greysia/Apriani Melaju ke Korea Open 2017, Berry/Hardi Terhenti
Peningkatan Standar di Test Event Squash Asian Games 2018
Pengurus Baru Dilantik, PB Percasi Ingin Cetak Banyak GM
SEA Games: Deni Persembahkan Emas Pertama dari Angkat Besi
SEA Games 2017 – Angkat Berat dan Senam Tambah Perolehan Medali Indonesia
Timnas Basket Putra Indonesia Lolos ke Semifinal SEA Games 2017
Bulu Tangkis Putra Indonesia Pertahankan Medali Emas SEA Games
Tekuk Kamboja, Timnas Indonesia U-22 ke Semifinal SEA Games 2017
SEA Games 2017: Tampil Impresif, Petinju Aldoms Sugoro Persembahkan Emas Ke-16 Indonesia
Turun di Nomor Balance Beam, Rifda Sumbang Medali Emas Ke-13 Indonesia di SEA Games 2017
SEA Games 2017: Tak Terbendung, Timnas Futsal Putri Indonesia Menang 3-1 atas Myanmar
SEA Games 2017 – Sebelum Munculnya Insiden Bendera Terbalik, Atlet Indonesia Ini Sudah Diperlakukan Tak Nyaman
Panahan Tambah Satu Emas untuk Indonesia di SEA Games
Ini Faktor Penentu Prestasi Panahan pada SEA Games 2017  UncategorizedIni Faktor Penentu Prestasi Panahan pada SEA Games 2017
Awal Menjanjikan Atlet Indonesia di SEA Games 2017
48 Peserta Keluar Sebagai Pemenang Medan 10K 2017
Dedeh Tambah Dua Medali Emas Hari Kedua Kejurnas Atletik Master
CABOR rini-budiarti-memberikan-jari-empat-pertanda-dia-berhasil-meraih-empat-emas-pencapaian-yang-luar-biasa
Rini Budiarti Rebut Emas Keempat

rini-budiarti-memberikan-jari-empat-pertanda-dia-berhasil-meraih-empat-emas-pencapaian-yang-luar-biasaBANDUNG (Buletin DKI) : Pelari jarak menengah asal DKI Jakarta Rini Budiarti benar-benar menunjukkan dominasinya di lintasan atletik Stadion Pakansari Cibinong, Bogor dalam dalam hari terakhir ini. Empat medali emas langsung dikoleksinya dari empat nomor lomba yang diikutinya di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat.

Hebatnya, prestasi itu ditorehkan Rini pada usianya yang sudah cukup senja untuk seprang atlet lari, yakni 33 tahun. Wanita kelahiran Wonosari, Jawa Tengah 22 Januari 1983 ini benar-benar menjadi bintang sekaligus mendongkrak perolehan medali emas kontingen PON DKI Jakarta dari lintasan atlet dengan 14 medali emas hingga kini.

Rini yang tampil pada lomba pertamanya di nomor lari 5.000 meter sebenarnya tidak menyangka akan meraih medali emas. Pasalnya, selama ini nomor 5.000 meter tersebut adalah milik Triyaningsih, juga dari DKI Jakarta.

Medali keduanya diperoleh dari nomor lari 800 meter putri. Nomor ini memang menjadi miliknya, lantaran pada PON XVIII Riau Rini juga merebut medali emas.
Begitu juga di nomor lari 1.500 meter, ini memang sudah menjadi langganan Rini baik di PON maupun di event-event tunggal seperti Kejurnas dan Invitasi atletik. Lantaran prestasinya begitu baik di nomor-nomor tersebut, maka Rini disebut sebagai ratu lari jarak menengah.

Satu medali emas lagi yang diukir Rini pada Senin (26/9) adalah nomor 3000 meter halang rintang. Nomor ini pun sudah menjadi miliknya dalam beberapa tahun terakhir ini, karena dominasi Rini di nomor ini tidak bisa terkalahkan.

“Kunci sukses saya di nomor lari jarak menengah adalah konsistensi dalam berlatih dan bekerja keras. Untuk bisa tampil baik saya harus disiplin dan tekun berlatih. Walau usia sudah cukup tua untuk seorang atlet atletik nomor lari, toh saya masih dapat mempertahankan penampilan. Ya, selagi saya mampu saya akan tetap berlatih dan bertanding,” katanya.

Sukses Rini juga sangat berarti bagi kontingen DKI. Di tengah ketatnya persaingan untuk memperoleh medali sebanyak-banyaknya, Rini sudah berhasil menyumbangkan yang terbaik bagi kontingen DKI Jakarta.

Hingga kini, atletik sudah menyumbang 14 medali emas dan menjadi menyumbang medali terbanyak dari seluruh cabang olahraga yang membela nama DKI Jakarta. Selasa (27/9), masih ada beberapa nomor lagi yang akan dilombakan di cabang atletik. Nomor marathon putri diharapkan menjadi medali emas dari Triyaningsih untuk melengkapi koleksi medali emas DKI menjadi 15 di PON XIX Jawa Barat ini. (***)

Pencarian Berita Terkait

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *